Kami putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Aksi anak muda Jakarta di Trash Buster
edisi Sumpah Pemuda  

Ketiga kalimat di atas merupakan isi dari Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Kita sudah lumrah melakukan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di sekolah maupun kantor pemerintahan. Pada peringatan yang ke 85 Hari Sumpah Pemuda tahun ini, anggota Pramuka SMP Bellarminus beserta peserta Trash Buster melaksanakan upacara di Suaka Margasatwa Muara Angke (SMMA). 

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari Trash Buster, sebuah kegiatan kampanye publik 4 bulanan yang digagas oleh Transformasi Hijau. Dalam pelaksanaannya, Trash Buster juga turut melibatkan komunitas-komunitas masyarakat seperti Joint Society for Nature (JSN), Yayasan IAR Indonesia, Ciliwung Merdeka, HiLo, IESR dan SMP Bellarminus. Acara yang didukung oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DKI Jakarta dan Kelurahan Kapuk Muara ini merupakan salah satu bentuk pemaknaan Hari Sumpah Pemuda oleh anak muda kota Jakarta.

Acara yang dihadiri oleh 200 orang ini, berhasil mengumpulkan sampah sebanyak 765 Kg dalam kurun waktu 2 jam. Peserta kegiatan cukup beragam, mulai dari masyarakat umum, komunitas, siswa sekolah serta instansi pemerintah. Jenis sampah unik yang ditemukan adalah tas kulit. Misi utama Trash Buster adalah untuk mengenalkan keberadaan SMMA sebagai kawasan konservasi di Jakarta yang kelestariannya terancam oleh sampah yang berasal dari aliran Kali Angke. Tujuan diadakannya Trash Buster pada moment Sumpah Pemuda ini adalah untuk mengajak warga Jakarta dan sekitarnya, untuk bersumpah melakukan pengurangan produksi sampah plastik. (Hendra Aquan – TRASHI)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *