Dua Hari di Ciliwung: Ga Ada Burung, Ayampun Jadi

Karena ga ada burung, akhirnya ngamatin ayam ^^ (Foto: Agnes Yuliana)

Hmm gue mau sedikit bercerita dan berbagi pengalaman tentang acara #kempingdiciliwung Bojonggede pada tanggal 21-22 Januari 2011. Acara ini diadakan oleh Komunitas Peduli Ciliwung dan Trashi (Transformasi Hijau).

Gue tau informasi tentang acara ini dari grup KPL Angsana diploma IPB, gue langsung tertarik buat ikutan. Dan kebetulan Zevira juga jarkomin. Pertamanya gue gak dibolehin ikut sama orang tua gue dengan alasan bla bla bla. Tapi setelah gue keluarin jurus seribu rayuan, trus gue jelasin acaranya tuh bla bla bla… akhirnya dibolehin deh, ayeeey 😀

Pagi-pagi buta sekitar jam 4 pagi, gue bangun dengan semangat 45. Karna gue berangkat dari Bekasi dan berhubung gue gak tau tempat kempingnya di mana, makanya gue memutuskan buat berangkat bareng anak-anak Angsana (9 orang), janjian di stasiun Bogor. Setelah sholat subuh, gue langsung caw ke Bogor. Sampe terminal Baranangsiang Bogor pukul 8 lewat dikit. Abis itu gue langsung ke stasiun Bogor dan ternyata keretanya udah dateng. Anak-anak yang lain udah di kereta, untung gue gak ketinggalan kereta *penting gak sih?* hha yowes lah

Jam 10 kita sampai di desa Glonggong, Bojonggede. Ternyata pesertanya rata-rata anak SMA dan SMK *berasa tua. Pertama-tama dibagiin kelompok gitu. Alhamdulillah sekelompok sama kak Anit, Diah sama satu lagi Angki anak kelas 1 SMK. Gue kira anak kuliahan hha dan pembimbing kelompoknya pun anak SMA -__-“

Setelah itu, kita disuruh mendirikan tenda. Angsana bawa tenda sendiri, jadi kita (bersembilan) 1 tenda. Yang ga bawa tenda, dipinjemin sama panitianya. Abis diriin tenda, kita ada fieltrip gitu. Materinya tentang air, serangga, herpet, burung dan vegetasi.

Di pos pertama, pos tentang air. Yang ngasih materi namanya bang Hendra, kita disambut *ceilah* lewat permainan biolanya yang muantep pooll.. haha. Di pos ini kita belajar kenapa sungai Ciliwung berwarna coklat dan banyak sampah, tentang daur hidrologi, kadar oksigen dalam air, apa aja yang mempengaruhi kebersihan air, dan lain-lain masih seputar air.

Di pos kedua, belajar tentang serangga yang dijelaskan oleh kak Gilang, mahasiswa Ilmu Tanah IPB 2007 (kalo gak salah hehe). Wah, mata kuliah Proteksi tanaman ini mah -__-“ Padahal abis UAS kemaren udah say ‘good bye’ sama mata kuliah yang penuh mantra ini, eh sekarang ketemu lagi.. Mungkin ini kali ya yang dinamakan ‘jodoh’ lope lope dah sama serangga dan mantra-mantra latinnya itu :* ortophtera… lepidoptera.. hemiptera… coleoptera.. homoptera… diptera…. Terus penyakit –penyakit tanamannya, hawar daun.. bercak daun.. pustul bakteri.. busuk lunak.. #lagi nostalgia-__-“ untung kemarin gak bahas sampe penyakit tanaman itu hehehe

Setelah pos kedua, kita istirahat sekalian Ishoma dulu. Makan siangnya mantep juga nih.. ayam balado, bihun sama sayur rebung. Dan yang paling ‘paling’ lagi… Angsana makan pake piring dan sendok!! Buat Angsana, ini semua terlalu mewah karna setiap kegiatan alam, Angsana makannya bareng2 gitu pake plastik item (tresbek) hahaha kalo kata lukman ini adalah balasan dari Tuhan! Nyesel dah yang gak ikut hahaaaa

Abis Ishoma kita lanjut fieldtrip lagi…
Pos ketiga, pos tentang Herpet. Di jelasin sama kak Seken, mahasiswa IPB jurusan Agronomi. Di sini kita belajar binatang-binatang yang termasuk herpet kayak kodok, katak, kadal, buaya, salamander, dan lain-lain.

Selanjutnya kepos empat, dijelasin sama kak Agnes dan kak Risky. Di sini kita belajar tentang burung serta cara pengamatannya. Waktu mau ngamatin burung, burungnya gak ada. Adanya ayam. Karna ayam termasuk aves, akhirnya ngamatin ayam deh -__-“ hahaha

Pos terakhir pos Vegetasi, dijelasin sama… hmm… siapa ya namanya kakaknya? Aduh lupa nih hehe maap ya kakak. Di sini kita dikasih tau tentang tanaman-tanaman lokal. Bambunya ada lucu warnanya, garis-garis hijau muda sama hijau tua gitu.

Setelah acara fieldtrip tadi, kita istrahat lagi. Temen-temen Angsana pada main jujur berani gitu, tapi gue lagi gak mood main gituan. Akhirnya gue milih ngobrol-ngobrol sama temen-temen baru. Ada kak Mahfud dr GCUI, kak Riyan mahasiswa sastra Arab UI, Ucup dari Trashi, Angki dari mana gitu *lupa dan dari Angsana ada Kak Daus sama Thya. Kita saling bertukar cerita tentang komunitas masing-masing. Abis itu main benteng hhahaaha seru dah tapi kelompok gue gak bergerak2-__-“

Malam harinya para peserta menjelajah hutan bambu untuk ‘memburu’ hewan herpet. Dan paling banyak yang kami dapat adalah… KODOK! Bukannya gue takut sama kodok, tapi agak geli soalnya badannya itu kenyel2 gimana gitu-___-“ hahaha

Keesokan paginya, jam 5 lewat banyak kita bangun dan sholat subuh. Seusai sholat subuh, sambil nunggu yang lain, beberapa anak Angsana ditambah kak Mahfut, kak Riyan, Ucup dan Ega, kita main gombal-gombalan hahaha lucuuu 😀

Setelah semua kumpul, acara dimulai kembali. Yaitu pengamatan burung, lalu ada sedikit pengajian dari seorang Ustadz dan beberapa warga desa. Kemudian Ishoma, setelah itu berdiskusi tentang sungai bersama kakak-kakak Komunitas Peduli Ciliwung dan mentoring tentang fotografi. Dan dilanjutkan dengan presentasi masing-masing komunitas yang ada. Kami diminta untuk mengutarakan ide-ide yang mungkin bisa dilakukan kedepannya. Dari Angsana sendiri, kami mengutarakan untuk membuat sekolah alam di sekitar Ciliwung. Di dalamnya kita bisa belajar tentang pertanian, perkebunan, juga peternakan. Sebisa mungkin kita harus memanfaatkan alam tanpa perlu merusaknya.

Acara selanjutnya main air di sungai hahaha tapi gue gak ikut nyebur, gak tau kenapa lagi gak mood aja. Akhirnya yang pada main, gue mandi duluan deh di rumah warga heheh. Dan acara pun selesai, setelah penutupan. Kita berfoto-foto bersama buat kenang-kenangan…

Seneng banget bisa ikut berpartisipasi dalam acara #kempingdiciliwung di sini gue dapet pengalaman baru, pelajaran-pelajaran berharga, dan juga dapet banyak teman-teman baru dari berbagai komunitas. Pokoknya kalo ada acara-acara kayak gini lagi, harus ngajak gue! 😀 (Ghina Shadrina, KPL Angsana Diploma IPB)
Sumber tulisan: http://bit.ly/ycBwVd

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *