Nimbrung di Ciliwung

Jumat, 4 November 2011. Tahukah Anda, bahwa setiap tanggal 21 November diperingati sebagai Hari Pohon. Peringatan ini memang belum begitu didengar seperti halnya Hari Bumi atau Hari Lingkungan. Berdasarkan pertimbangan ini, beberapa komunitas yang bergerak diisu lingkungan urban Jakarta mencoba mengenalkannya kepada warga jakarta.
Bertempat di Komunitas Ciliwung Condet (KCC) Balekambang, sekitar 10 perwakilan komunitas lingkungan Jakarta merencanakan kegiatan sebagai peringatan Hari Pohon. Ke 10 komunitas tersebut antara lain berasal dari TRASHI, KCC, Koalisi Pemuda Hijau (KOPHI), Sampoerna School of Education (SSE), Teens Go Green (TGG), Jakarta Glue, Line Magic Community (LMC), KEHATI dan Komunitas Fotografer. 
Rapat Persiapan Kegiatan oleh Perwakilan Komunitas 
di Komunitas Ciliwung Condet (Foto: Hendra Aquan)
Kegiatan yang direncanakan akan dilangsungkan pada Minggu, 20 November 2011 ini mencoba mengemas peringatan hari lingkungan menjadi sesuatu yang menarik dan tidak membosankan. Atas dasar pertimbangan ini, beberapa komunitas yang terlibat mencoba mengajak komunitas jejaringnya untuk juga terlibat dalam kegiatan. Tidak hanya isu lingkungan saja, panitia gabungan juga mencoba memberikan nuansa yang berbeda, seperti melibatkan komunitas budaya, pendidikan dan tentunya seni.
Beberapa bocoran kegiatannya, para peserta akan disuguhkan sulap dan sesi khusus untuk mendengar pantun Betawi. Tidak ketinggalan, informasi gaya hidup ramah lingkungan mulai dari pengurangan sampah sampai dengan penyelamatan keanekaragaman hayati dapat diperoleh peserta di stand komunitas nantinya.
Semangat yang dibangun ini merupakan upaya beberapa komunitas di Jakarta untuk berjejaring dan melakukan aksi penyelamatan Ciliwung melalui berbagai cara. Tentunya cara yang ditempuh tidak harus melulu kampanye di jalan, tapi juga mengajak warga Jakarta untuk bermain langsung di tepi Ciliwung.

Peringatan Hari Pohon ini mengambil tema “Nimbrung di Ciliwung.” Tema tersebut merupakan penyemangat dari jejaring kerja yang sedang dikembangkan di Ciliwung dari hulu sampai hilir. Sekarang sudah saatnya penyelamatan Ciliwung dilakukan oleh setiap orang yang peduli akan kelestariannya. Jadi tunggu apalagi? Kami tunggu kehadiran teman-teman untuk Nimbrung di Ciliwung. (Hendra Aquan)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *