Pada tanggal 30 April-1 Mei 2011 lalu, Transformasi Hijau kembali mengadakan kegiatan Birdwatching dan Monitoring Herpet di Suaka Margasatwa Muara Angke Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Acara yang digelar oleh Transformasi Hijau selama 2 hari ini, merupakan kegiatan pengamatan lanjutan yang sebelumnya juga telah dilakukan di taman Monas dan Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta. Acara ini dihadiri oleh Pihak penyelenggara sendiri yaitu para fasilitator dari TRASHI,Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), Siswa Pecinta Alam SMK.N 24 (Bambu Apus, TMII) beserta guru pendamping, dan perwakilan dari Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) SMA.N 32, Jakarta Selatan. Walau tidak begitu ramai, namun kegiatan pengamatan ini diikuti cukup antusias oleh mereka. Mereka disuguhi dengan kegiatan-kegiatan yang tidak hanya menarik, namun juga menambah wawasan mereka.
Salah satunya adalah Monitoring Herpet yang dilakukan pada malam hari, sebelum mereka melakukan pengamatan mereka dibekali terlebih dahulu pengetahuan mengenai seluk-beluk cara menangkap herpet yang benar oleh Seken Polansky dia adalah seorang Mahasiswa institut Pertanian Bogor (IPB), yang saat ini sedang mengambil studi jurusan Agronomi dan Holtikultura disana.

Seken Polansky sedang menjelaskan mengenai teknik menangkap kodok dan katak.

Dia sempat menerangkan bagaimana teknik menangkap kodok dan katak yang baik dan benar, yaitu adalah dengan menangkapnya secara berhadap-hadapan alias dari depan karena kodok dan katak tidak dapat melompat kesamping melainkan hanya kedepan jadi teknik jitu tersebutlah yang membuat para peserta atau young transformers berhasil menangkap cukup banyak kodok serta katak, dan  setelah dirasa cukup banyak kodok dan katak bahkan kura- kura yang tertangkap lalu acara dilanjutkan dengan diskusi hasil tangkapan mengenai ciri fisik, kebiasaan, habitat, serta jenis makanan hewan nokturnal tersebut. Kemudian dilanjutkan dengan makan malam dan istirahat, dan keesokan paginya young transformers kembali diberikan materi mengenai Pengamatan Burung serta Ekosistem yang ada di SMMA oleh Agnes Yuliana beserta Ebby mereka adalah fasilitator dari TRASHI yang bersedia membagi ilmunya mengenai teknik pengamatan dan pentingnya ekosistem muara bagi kelangsungan hidup beraneka satwa juga tumbuhan yang ada disana.

Agnes dan Ebby memberikan briefing sebelum kegiatan pengamatan dimulai.
Young Transformers sedang melakukan pengamatan burung.
Dewi Cahyani salah satu Young Tansformers tengah asyik mencatat hal menarik selama pengamatan.
Dan dari semua materi dan kegiatan yang Transformasi Hijau adakan diharapkan para peserta khususnya Young Transformers dapat menerapkan ilmu yang mereka dapat dikehidupan mereka sehari- hari dan juga dapat belaku lebih bijak terhadap alam sekitar yang telah memberi segala apa yang kita semua butuhkan. (Juliana Priscilla Dewi – Volunteer TRASHI)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *